semua begitu samar..semua begitu tidak jelas..
sayang dan benci terkadang jadi satu..
apa aku dan siapa aku??
Seluruh gerak sudah kupersembahkan,
seluruh keringat terkuras habis,
mengapa engkau masih diam?
Lalu airmata kutumpahkan,
Liris pengharapan di bawah kakimu,
tapi engkau masih angkuh,
hingga kutinggalkan ragaku untukmu
biar menjadi patung di hadapanmu
dan nyawa kubiarkan gentayangan
meninggalkan engkau.
Dia yang mengajarai aku tentang cinta
Yang mengajari akau tentang kebencian
Yang mengajariku tentang arti hidup
Tidak ada komentar:
Posting Komentar